Liburan Berkedok Kuliah? Ini Pendapat Mahasiswa Rantau di 2022
Kuliah di perguruan tinggi saat ini merupakan syarat penting untuk mencari pekerjaan. Sehingga, setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas sebagian besar diantaranya melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.
Beberapa diantaranya memilih perguruan tinggi
yang agak jauh karena ingin keluar dari kota tempat tinggal mereka dan ingin
mengeksplorasi daerah yang berbeda dengan daerah asal.
Nampaknya beberapa diantaranya sudah mencari
tahu tempat-tempat wisata yang ada di sekitar perguruan tinggi yang mereka pilih.
“Disekitar tempat kuliah ku banyak tempat
wisata, ga deket sih paling 30 menitan, ke Batu. Kalo 50 menit lagi tu ke
Bromo.” tutur Aqila. Namun sayangnya ia belum pernah berpergian ke tempat
wisata tersebut karena masih terkendala tugas-tugas, seperti tugas kuliah dan tugas
ospek fakultas.
“Stressfull tapi ngga se-stressfull ospek” tutur Aqila.
"Terakhir ke bali saat waktu kecil, kelas 4 SD. Dalam waktu dekat
belom pernah. Baru2 ini baru jalan-jalan ke pantai lagi setelah keterima di Universita
Udayana." Tutur Amel. Pergi ke pantai membuatnya mengenang kembali masa
kecilnya saat ia berlibur ke Bali.
Ia pun juga sudah mencari tahu tempat-tempat wisata apa saja yang ada di
sekitar tempat ia tinggal sekarang.
Solusinya adalah dengan melihat ke dunia luar dan mengeksplorasi apa yang ada di sekitar kita. Serta mengadopsi gaya hidup Work Life Balance dengan tidak memforsir suatu pekerjaan dan beristirahat dengan cukup. Serta pergi ke tempat-tempat yang mampu melepas penat.
Berdasarkan penuturan beberapa mahasiswa rantau yang memilih untuk berkuliah di luar domisili asal, berpikiran bahwa berkuliah ke perguruan tinggi di kota-kota wisata dan di luar kota asal mereka akan menyenangkan karena bisa menjelajahi banyak tempat-tempat yang masih asing bagi mereka. Selain itu, pergi ke tempat-tempat dengan banyak wisata alam dapat melepas penat setelah lelah belajar.


Komentar
Posting Komentar