Seni Dua Dimensi di Era Digital

  Kini kita telah hidup di era digital. Di mana kehidupan kita akan berdampingan dengan teknologi-teknologi yang canggih. Tentu akan banyak kegiatan kita akan dipermudah dengan adanya teknologi di era digital ini. Namun, kemudian kita dituntut untuk mampu beradaptasi. Karena hampir seluruh aspek dalam kehidupan kita akan turut berubah seiring dengan perkembangan teknologi yang terjadi. Salah satunya adalah aspek seni. Terutama seni dua dimensi.

   Seni dua dimensi kini tak lagi bermediakan canvas,kertas,kain dan lain sebagainya. Tetapi, kini seni dua dimensi dapat diciptakan melalui media digital. Seperti yang dilakukan oleh seorang Mahasiswi Ilmu Komunikasi asal Universitas Negeri Surabaya, Sofia Fasya Nadhira. “Aku mulai menggambar sejak kelas 6 SD, aku belajar melalui anime dan internet hingga saat ini,” Ujar Sofia. Sejak kelas 6 sd Sofia memang sudah gemar menggambar. Namun, waktu itu Sofia masih menggunakan media kertas. Seiring dengan berkembangnya teknologi serta pengaruh sosial media dan orang di sekitarnya, Sofia pun akhirnya mengenal seni dua dimensi yang bermediakan teknologi digital. Atau yang sering kita tau sebagai Digital Art. “Sejak kelas 8 smp. Waktu itu aku melihat banyak temanku yang menekuni bidang seni menggambar, mulai menggambar secara digital, juga pengaruh dari sosial media seperti Instagram. Oleh karena itu aku tertarik untuk mencoba Digital Art.”

   Lewat Digital Art Sofia tak hanya menyalurkan kegemarannya dalam menggambar. Tetapi Sofia juga mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah melalui open commission.  Open commission yang dimaksud di sini adalah aktivitas penawaran jasa pembuatan digital art. Digital art yang ditawarkan Sofia berupa ilustrasi karakter dengan kisaran harga Rp.20.000,00 sampai  Rp.50.000,00. “Mungkin Rp.20.000,00 sampai  Rp.50.000,00 saja karena aku baru mulai membuka komisi,” Tutur Sofia. Untuk saat ini pemasaran open commission yang dilakukan masih melalui Instagram saja. Namun, untuk kedepannya Sofia berniat memperluas pemasarannya melalui platform internasional seperti Fiverr dan lain sebagainya. Sofia berharap dengan open commission ini dapat menjadi penghasilan tambahan untuk biaya kehidupan sehari-hari dan kuliahnya.

 

Ardila Anadya W.K (22041184123)

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan Populer